Pada dasarnya perpuskaaan adalah perpaduan antara manusia, tempat/fasilitas dan informasi yang tak bisa dipisahkan, karena satu dengan yang lainnya saling ketergantungan. Manusia yaitu pengolah dan pemakainya. Tempat/fasilitas merupakan sarana yang digunakan manusia untuk melakukan transaksi informasi. Banyak terutama pengguna yang tak mengetahui tentang peranan perpustakaan. Mereka mengira perpustakaan hanya tempat untuk menyimpan dan memperoleh buku, majalah jurnal dan koleksi yang lain. Mereka tidak berfikir tentang berbagai macam layanan yang disediakan oleh perpustakaan, misalnya memberi petunjuk tentang letak koleksi, melakukan layanan peminjam, penyediaan data, menjawab referensi, dll.
Adanya perkembangan bidang teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat dan perangkat dan sistim komputer, internet. Dengan bantuan internet, seorang pencari informasi diperpustakaan bisa secara langsung mengakses beragam informasi yang dibutuihkannya di tempat-tempat atau diperpusakaan mana saja yang ada dalam sisitim jaringan yang mampu menampilkan lebih banyak keragaman koleksi serta dengan tampilan yang menarik.
MENINGKATKAN LAYANAN PERPUSTAKAAN
Informasi menjadi bagian yang sangat penting dalam hampir setiap aspek kehidupan manusia. Informasi menjadi media komunikasi ide, menjadi bahan sumber penelitian, dan pengembangan bidang-bidang yang menawarkan banyak kemudahan bagi manusia. Perpustakaan berupaya menyediakan informasi dan sumber-sumber informasi guna dimanfaatkan seluas mungkin oleh segaian besar anggota masyarakat yang membutuhkannya dan setiap pengguna informasi dengan cepat dan tepat bisa mendapatkan informasi tersebut dengan layanan informasi yang akan diberikan kepada pengguna informasi perpustakaan harus menyiapkan diri dengan :
1. Mempunyai persediaan informasi dan sumber-sumber informasi yang multi tujuan, memadai, dan berfariasi, baik dalam isi, format, maupun ukurannya.
2. Mengkoordinasikan dan menawarkan pelayanannya dengan konsep layanan terhantar tidak hanya menunggu pengguna datang keperpustakaan)
3. Memperbanyak jumlah pengguna sebagai komoditas
PERKEMBANGAN PELAYANAN PERPUSTAKAAN
Kegiatan pelayanan perpustkaan meliputi :
1. Layanan pengguna
a. Bimbingan pemakai untuk anggota baru
b. Bimbingan untuk anggota
2. Sirkulasi
3. Referensi
4. Layanan majalah dan terbitan periodik
5. Layanan penelusuran informasi, meliputi :
1. Penelurusan katalog
2. Penelurusan internet
6. Layanan multi media
Layanan baru yang akan diluncurkan :
Perpustakaan memberikan pelayanan kepada mereka di`rumah-rumah kediamannya yang dikhususkan kepada meraka yang secara fisik maupun psikologi mengalami kesulitian jika harus datang keperpustakaan.
Contoh : cacat fisik, orang yang sudah berusia lanjut
ORGANISASI LAYANAN PERPUSTAKAAN
Perpustakaan yang baik selalu memiliki bagian yang bertanggung jawab terhadap pelayanan informasi, bahkan bagian ini sering dijadikan bagian formal yang masuk kedalam stuktur organisasinya. Organisasi termasuk perpustakaan harus selalu peka terhadap aspirasi, keinginan, tuntutan dan kebutuhan berbagai kelompok dengan siapa organisasi berinteraksi. Berbagai kelompok tersebut dikenal dengan istilah “ pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) seperti para pemberi madat atau para penyandang dana, para pustakawan dan staf perpustakaan untuk dikelola oleh para kepala perpustakaan menjadi “shareholder”. Dengan demikian para pengelola perpustakaan dituntut untuk melakukan “perubahan cara pandang” terhadap sistim organisasi atau bilamana perlu melakukan “pengembangan organisasi dan manajemen perpustakaan” untuk meningkatkan efektifitas, efesiensi dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berubah. Dengan demikian, pengembangan perpustakaan dimasa depan tidak hanya dengan menerpkan teknologi informasi, perlu juga diikuti oleh penerapan palayanan yang lebih baik.
NILAI BARU PELAKSANAN LAYANAN PERPUSTAKAAN
Nilai baru perputakaan untuk pengguna informasi :
1. Pemanfaatan sumber informasi
Perpustakaan memberikan jasa layanan pemanfaatan segala koleksi yang dimilikinya kepada segenap anggota masyarakat yang membutuhkannya.
2. Layanan jasa informasi rujukan
Perpustakaan memberikan layanan rujukan (referensi) kepada masyarakat yang membutuhkan informasi dengan jawaban spesifik palayanan rujukan merupakan proses komunikasi antar pustakawan dan penggunanya.
3. Layanan informasi melalui komputer dan internet
Melalui program internet dapat mengakses informasi dimanapun didunia ini yang telah terhubungkan dalam sistim jaringan yang dimaksud dan dapat melihat informasi apa saja yang ada disuatu perpustakaan tertentu, dan jika cocok dapat mengambilnya melalui komputer.
4. Kerja sama antar perpustakaan
Saling tukar informasi mengenai tambahan koleksi, saling tukar koleksi, saling meminjan koleksi yang sesuai dengan permintaan.
BIBLIOGRAPHY / SARAN PEMBACA
1. Foto copy
Seseorang bisa meminta menfoto copy suatu artikel, buku, dll
2. Peminjam pustaka tidak lagi dibatasi oleh koleksi perpustakaan setempat, tetapi mendunia (karena pustaka berupa berkas elektronis) untuk menyalin isi pustaka elektronis (CD-ROM, berkas internet) dapat dilakukan dengan mengkopinya ke kedisket/ flas dist milik pengguna.
MOTO
Salah satu komponen penting dari perpustakaan adalah pustakawan, komponen ini sangat diperlukan untuk memberi layanan (jasa) kepada pengguna perpustakaan. Pelayanannya yang bertingkat mulai dari manual sampai dengan digital. Setiap anggota masyarakat mempunyai hak yang setara keperpustakaan dan layanan informasi umum tampa mempermasalahkan usia, ras, jenis kelamin, agama , kewarnegaraan, bahasa, kecatatan, letak goegrafis, status sosial, status ekonomi dan tingkat pendidikan.
Dengan moto “perpustakaan sebagai layanan jasa informasi” dengan demikian pengguna perpustakaan bisa mengakses pengetahuan, informasi dan karya imajinasi melalui berbagai sumber daya dan pelayanan perpustakaan. Perpustakaan berperan sebagai titik akses pertama untuk informasi bagi masyarakat umum dan akses ke sistim nasional pelayanan perpustakaan dan informasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar